Logistic Solution Service

Logistic Solution Service

Menu

Sewa kapal dan Jenis Kapalnya

Sewa kapalĀ 

Jenis Kapal .


Berdasarkan rutenya,kapal dagang dapat dibagi menjadi Tramper dan Liner .Tramper adalah kapal dengan tujuan,rute dan jadwal tidak tetap,sedangkan Liner adalah kapal yang memiliki tujuan ,rute dab jadwal yang tetap.Adapun berdasarkan jenisnya,kapal dapat dibagi menjadi:

A.Coventional Liner Vessel ( Kapal Barang Biasa )

Kapal jenis ini melakukan pelayaran dengan jadwal tetap dan biasanya membawa muatan umum ( General Cargo ) atau barang dalam partai yang tidak begitu besar.Muatan dibongkar dan dimuat dengan menggunakan peralatan kapal seperti boom dan keraan muatan dari kapal .muatan disusun dalam palka kapal dengan bantuan tenaga manusia .

B.Semi Container/Pallet Vessel

Jenis akapal ini dapat mengangkut muatan secara breakbulk,pre slung, atau unit - unit pre pallet .Kapal ini juga dapat mengangkut peti kemas dalam palkanya yang terbuka dan di atas dek .

C.Full Container Vessel ( Kapal Peti Kemas )

Kapal ini khusus dibuat untuk mengangkut petikemas,oleh karena itu ,kapal ini bisa mempunyai alat bongkar/muat sendiri dan dapat juga memakai shore crane dan gantry crane dari darat untuk memuat dan bongkar petikemas.

Kapal Petikemas memerlukan terminal khusus.oleh karena terminal khusus untuk petikemas harus dibuat,maka tempat labuh dan sandar kapal petikemas diingkatkan agar lebih dalam perairannya.Kapal Petikemas lebih besar dari kapal general cargo biasa dan memiliki kecepatan yang dapat melebihi 22 Knot.

D.General Cargo Breakbulk Vessel

Kapal Jenis ini yang mula - mula beroperasi sebagai kapal angkut serba guna ,sebelum ada kapal peti kemas dan kapal - kapal lain yang memang dibuat demi efisiensi.Kapal general cargo tidak memerlukan terminal khusus untuk bongkar/muat.oleh karena itu jenis kapal ini masih sering dipakai.

E.Roro

Roro ( roll on - roll off) adalah kapal yang didesain untuk muat bongkar barang ke kapal di atas kendaraan roda.Kapal yang termasuk jenis Roro antara lain kapal fery, Kapal Pengangkut Mobil ( car Ferries ),Kapal General cargo yang beroperasi sebagai kapal RoRo. Banayak tempat yang luang dalam kapal roro ,namun hal itu banyak gunanya karena semua yang dapat diletakkan diatas kendaraan beroda dapat masuk,termasuk petikemas dengan kendaraan penariknya,muatan berat, Project cargo, Muatan oversize dan lain sebagainya.kapal roro masih dapat beroperasi di pleabuhan yang mengalami kongesti.

G.Kapal pengangkut Tongkang ( Barges )

Kapal Pengangkut Tongkang adalah variasi dari kapal pengangkut petikemas,dimana sebagai pengganti petikemas ,kapal ini mengangkut Tongkang muatan.Kapal ini Tidak memerlukan terminal khusus seperti kapal petikemas dan secara teori juga tidak memerlukan pelabuhan dan tempat sandar .kapal jenis ini cukup datang ke tempat berlabuh ,membongkar tongkangnya yang ditarik oleh kapal gandeng sambil memuat tongkang tongkang yang sudah diisi,Untuk daerah perairan seperti indonesia ,kapal jenis ini banyak manfaatnya.

H. Tanker

Kategory kapal dengan sebuah geladak dimana terdapat tangki tangki yang tersusun secara intergal maupun terpisah yang digunakan untuk mengangkutminyak curah ( minyak mentah atau minyak yang sudah didestilasi),Cairan kimia,Gas cair dan sebagainya.

Dalam Pengangkutan Barang atau muatan ,kita dapat melakukannya dengan cara menggunakan kapal sendiri atau menyewanya (chartering) .ada beberapa cara menyewa kapal , yakni :


1.Bareboat/Demise charter
Kapal disewa sebagai badan kapal saja, Penyewa ( charterer ) menyediakan Nakhoda serta ABK dan mengoperasikan kapal seolah miliknya.


2. Time Charter ( T/C)
Kapal dapat disewakan seolah suatu badan yang beroperasi dan dipakai untuk suatu waktu tertentu.Si penyewa ( charterer) membayar uang sewa dan bunker serta kapal dioperasikan sesuai kemauan penyewa .uang sewa dapat dinyaakan sebagai biaya per hari atau biaya per ton DWT.
Dalam T/C ,pembagian biayanya adalah sebagai berikut :
Pemilik Kapal ( owner Shipping ) :

  • Depresiasi
  • Asuransi
  • Survei
  • Overhead
  • gaji nakhoda/abk
  • beberapa klaim muatan
  • Brokerage

Penyewa Kapal ( Charterer)  :

  • Uang Sewa
  • Bunker
  • Stevedoring
  • Ballast
  • beberapa klaim muatan
  • Air

Hal - hal yang perlu diperhatikan dalam kontrak time charter adalah :

  • Tanggal,Nama dan alamat dari pemilik kapal dan penyewa
  • Perincian dari kapal seperti nama,tempat registrasi ,besarnya ton,kapasitas,draft,horse power,kekuatan mesin,kecepatan pemakaian bahan bakar,peralatan bongkar/muat,pompa,heating coil dsb.
  • Keadaan kapal dan kelasnya.
  • Batas Pelayaran
  • Uang sewa ,Cara pembayaran dan mata uang yang di gunakan .
  • Kerusakan/kelambatan yang dapat dikenakan off hire
  • Waktu penyewa ( Chartering)  dimulai.
  • Hak Penyewa untuk menyatakan keberatan dan kemungkinan untuk dapat menggantikan nahkoda atau chief engineer.
  • Pelaksanaan Arbitrase bila tidak ada kesesuaian pengertian.
  • Cara kapal mengadakan dok tahunan ( annual Drydocking ) pada waktu kontrak masih berjalan.
  • Penyelesaian general average.

3. Voyage Charter
Kapal disewa untuk memuat barang antara Tempat A dan B .Boleh dikatakan bahwa pemilik membayar semua biaya , kecuali biaya bongkar/muat dan stevedoring ( FIOS terms).Penyewa membayar uangtambang yang besar tergantung barang angkutan yang dinyatakan dalam jumlah ton atau jumlah tertentu untuk satu pelayaran.
Penyewa juga harus membayar biaya tambahan atas kelambatan bongkar/muat dari kapal.Hal inidinamakan demurrage.Namun bila lebih cepat dalam bongkar/muat maka si penyewa mendapatkan uang despatch, yakni uang insentif yang diberkan pemilik kapal kepada penyewa karena melakukan bongkar muat kurang dari waktu yang ditetapkan dalam kontrak.Uang despatch biasanya stengah dari demurrage.
Hal - Hal yang perlu diperhatikan dalam kontrak voyage charter :

  • Tanggal,Nama,alamat pemilik kapal dan penyewa kapal
  • Perincian kapal yakni nama,tempat registrasi,tonnage,kapasitas,draft dan peralatan bingkar muat sesuai dengan muatan yang akan dimuat.
  • Jenis muatan yang akan dimuat dan cara pemuatan.
  • Nama tempat memuat dan membongkar barang.
  • Tanggal kapal harus tiba ditempat pemuatan dan tanggal bila terlambat,charter party dapat dibatalkan.
  • Waktu labuh ( lay Time ) yang diperbolehkan, waktu dimulainya dan hari besar yang dapat dimasukkan dalam charter party.
  • Biaya angkut ( freight rate ) dan mata uang yang digunakan
  • Besarnya demurrage dan despatch yang dihitung dengan membuat time sheet dipelabuhan muat dan di pelabuhan bongkar.
  • Agen atau perwakilan yang akan dipakai.
  • Cara menangani dan menyelesaikan persoalan pemogokan kongesti pelabuhan,kekurangan muatan dsb.
  • Klausal untuk arbitrase dan general average seperti dalam time charter, juga rincian pelayaran dan kemungkinan kapal dapat mengadakan deviasi dalam keadaan tertentu.

Ukuran Kapal Tongkang Dan Kapasitas Muatnya
 
Kapal tongkang yang terdapat di Indonesia ada beberapa ukuran mulai dari 180feet sampai dengan 330feet. Masing-masing ukuran memiliki kemampuan kapasitas daya angkut yang berbeda,jumlah berat muatan atau volume muatannya. Berikut ini adalah perkiraan rata rata menurut kebiasaan dan kemampuan muat kapal tongkang bisa berubah tergantung jenis muatan dan kondisi kedalaman serta kondisi arus medan lintasan yang dilalui.
 
Kapal Tongkang dengan ukuran ini biasa digunakan untuk mengangkut muatan sampai 2000 MT
 
Tongkang ini termasuk berukuran sedang biasa digunakan untuk mengangkut muatan sampai dengan 4000 MT 
 
Bagi anda yang sedang membutuhkan Tongkang 270 feet sanggup untuk mengangkut sampai 6000 MT
 
 
 
Adapun secara hitungan kubikasi dengan muatan batu splite maka hitungan kapasitas muatnya adalah :
1.  Tongkang 230feet kurang  2500m3,
2.  Tongkang 240feet muatan 2700m3,
3.  Tongkang 250feet muatan 3000m3,
4.  Tongkang 270feet muatan 3600m3,
6.  Tongkang 330feet muatan 6000m3


Harga  Sewa Tongkang /Kapal Tugboat & Barge Tongkang Dengan Spek Ukuran & Beban Muatan & Tarif Harga Sewa Time Charter untuk rata- rata harganya Sbb: 
a. 180 Feet Beban Muatan 1500 MT3 Harga Sewa Rp. 250.000.000,-/Bulan 
Harga exclut Tax PPn10% Faktur Pajak Terlampir A/n: Nama diNpwp Perusahaan Penyewa.
Data yang harus di infokan terlebih dahulu :
Nama  perusahan pencharter
NPWP perusahan , Nama pelabuhan muat dan bongkar serta titik koordinatnya, 
Jenis barang yang di angkut, Lama Time charter, On hire dimana , System pembayaran
seperti apa , Jenis dan Ukuran tongkang yang akan di time charter , dan Budget perusahan charter yang ditargetkan.


Sewa kapal dan persyaratan nya